Sunday, July 03, 2011

Who are you?




"I am a traveler seeking the truth,
a human searching for the meaning of humanity
and a citizen seeking dignity, freedom, stability and
welfare under the shade of Islam

I am a free man who is aware of the purpose of his existence and
who proclaims: “Truly, my prayer and my sacrifice, my living and my dying are all for Allah, the Lord of the worlds; no partner has He.

This, am I commanded and I am of those who submit to His Will.” This is who I am.

Who are you?"

(Hassan al-Banna)

-------------------------------------------------------------------

Friday, June 24, 2011

Sabar nan Indah




Sabda Rasululllah s.a.w yang bermaksud :

" Dan solat itu laksana sinar rambulan, sedekah itu bukti keimanan, sedangkan sabar itu laksana sinar matahari " { Riwayat Muslim }

Solat...sedekah...sabar
Tiga perkara yang amat tinggi kedudukannya di sisi Allah s.w.t.Seringkali dalam kitabullah menyebut kalimah sabar.Bahkan untuk bersolat perlukan kesabaran, untuk bersedekah jua perlukan kesabaran.

Sabar dalam melakukan keta'atan, sabar dalam meninggalkan kemaksiatan, dan sabar dalam menghadapi musibah.Semakin kuat kesabaran seseorang hamba, makin tinggi kedudukannya di sisiNya.Rasul 'ulul 'azmi tentunya telah diiktiraf antara golongan yang dianugerah darjat tertinggi lantaran kesabaran dalam menghadapi ujian yang amat berat.Makin beriman seorang mu'min itu, maka makin beratlah ujian yang dihadapi.Bukan Allah bermaksud untuk menzalimi mereka itu, bahkan kerana Dia bertambah kasih.Jika mereka bersabar,Allah pasti akan mengangkat darjat mereka kepada yang lebih tinggi.Dia tidak akan menimpakan ujian yang tidak mampu untuk kita hadapi.

Bumi akan suram tanpa hadirnya sinar mentari.Itulah ibaratnya sifat sabar.Kita memerlukan walaupun ia menagih sedikit kesusahan.Ternyata sabar itu indah !

Friday, June 03, 2011

Akhirnya, sahabat...




Tingkahnya penuh kelembutan.Wajahnya indah, sentiasa manis dengan senyuman.Pantang berjumpa, pasti jari jemarinya pantas sahaja memegang tangan dan merangkul tubuh penuh kemesraan.Tidak walau sekali, suaranya meninggi apatah mengeluarkan bicara menyakitkan hati.

Biarpun belum menimang cahaya mata, lagaknya penuh keibuan.Berapa kali sudah, ummu ditegur dengan rasa kasih sayangnya, agar banyak memakan sayur.Setiap kali berjuadah bersama, kalau dilihat pinggan ummu kosong tanpa sayur, pasti disuakan sayur dalam pinggannya.Baginya halia adalah ulam.Suap menyuap adalah rutin bagi kami.

Sebuah nostalgia yang entah bila akan berulang.Memori tinggal kenangan,tersimpan rapat dalam lipatan sejarah seorang gadis.Kini, sahabat itu telah terlebih dahulu melangkah ke 'alam baru.Melayari kehidupan bersama nahkoda yang setia di sisi, seorang yang bergelar suami.Ummu do'akan bahtera kalian selamat tiba di perhentian sebuah perkampungan indah di dalam syurga.

Untukmu sahabatku, ketahuilah diriku kagum dengan ketabahan dirimu dalam menongkah ujian dunia, jua terhibur dengan akhlakmu yang indah.Semoga Allah terus merahmati dirimu, Ukhti Nur Farhana Che Lah.Tahniah atas walimahmu.

" Semoga Allah memberkati kalian berdua, dan menghimpunkan kalian dalam kebaikan "


Tuesday, May 24, 2011

Maafkan




"...dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang" (At Taghaabun, 64:14)

Indahnya kehidupan ini andai maaf menjadi pakaian hiasan diri.Hati yang bersinar dengan cahaya iman, begitu mudah untuk memaafkan.Sujudnya saban waktu, merintih keampunan dari Tuhannya, secara langsung melembut jiwa yang bersih itu,untuk memberi kemaafan.Kita tidaklah sehebat mana untuk tidak memaafkan....

Allah s.w.t, Tuhan yang Maha Pengasih, begitu murah dengan pengampunan.Kalau dikira jumlah detik waktu kita ingkar dan berlaku ma'siat, tidaklah layak untuk memohon pengampunan itu.Tetapi Allah tidak pernah jemu memberi kemaafan.Bahkan hamba yang meminta ampun itu bisa menjadi orang yang dikasihinya.Justeru siapa pula kita untuk tidak memaafkan....

Tiada ruginya kita dengan huluran kebaikan yang kita berikan kepada orang yang menzalimi.Allah s.w.t menyeru manusia untuk membalas kejahatan dengan kebaikan, mana tahu dengan jalan itu, orang yang sebelum ini adalah musuh ketat kita, berubah dengan izinNya menjadi teman karib.Jiwa yang sentiasa memaafkan membuahkan bahagia dan ketenangan.Tidakkah kita inginkan hati sebegitu ?

Anda mampu.Sesiapun mampu.Maafkanlah...

Friday, May 06, 2011

Thabit dalam perjalanan

" Sesungguhnya orang yang berkata ' Tuhan kami ialah Allah,' kemudian mereka tetap di atas jalan yang betul, turunlah kepada mereka malaikat dengan berkata ,' Janganlah kamu bimbang dan janganlah kamu berdukacita, dan terimalah berita gembira bahawa kamu akan beroleh syurga yang telah dijanjikan kepada kamu '"

{ Surah Al-Fussilat, 41:30 }

ISTIQAMAH, perkataannya hanya satu.Sebutannya mudah di lidah.Zahirnya tampak ringkas.Namun hakikatnya ia tidak begitu...

Kalaulah tiada Dia yang meolong menjaga, memagari hati kita dari tersasar keluar dari bulatan yang lurus,nescaya selamanya kita tidak sampai ke tempat tujuan.Diulik lintuk dengan angin monsun, andai menuju ke timur, ke timurlah kita, andai ke barat, maka ke baratlah kita.Begitu lemah dan dhaif manusia, kita tidak mampu berdiri tetap melainkan dengan doa dan harapan serta pergantungan penuh kepada Allah.

Barang yang susah dicari, selalunya upahnya tersangat lumayan.Justeru Istiqamah adalah sesuatu yang amat sukar,perlukan mujahadah.Tidak hairanlah Allah Yang Maha Pengasih menjanjikan hadiah yang paling 'grand'..apa lagi yang kita mahukan selain syurga?

Kini, Ummu baru sahaja 5 hari dikeluarkan dari kepompong zon yang agak selesa,dibawa keluar melihat zon luar yang berbeza.Masih terlalu awal untuk menilai tempat baru.Walau apapun syukur yang tidak terhingga buat Allah, Tuhan yang dicintai, kerana memaqbulkan doa kami semua.

Hospital Kuala Krai tentunya berbeza dengan HRPZII.Selain kapasitinya yang jauh lebih rendah untuk menampung pesakit,kes sehariannya juga tidak sebanyak di HRPZII.'Ward round' mampu dihabiskan seawal jam 10 pagi.Klinik pula ramainya tidak 'sehebat'di kb.Di sini, kita masih boleh melihat seorang ibu mendukung dua orang anak kecilnya sekaligus , seorang di depan, seorang di belakang dengan hanya menggunakan kain pelikat :-)

Terasa amat 'kejam' hati ini bila melihat golongan faqir..adakah bisa kita tenang dalam senang lenang dengan duit yang melimpah sedangkan di luar sana, ramai lagi saudara seIslam yang hari-hari sibuk memikirkan cara untuk mendapatkan sesuap nasi? alangkah mulianya hati mereka, tetap sabar dan terus berusaha.Moga Allah memelihara jiwa mereka dan menambahkan rezeki yang berkat.Dan...moga Allah menjadikan hati ini lebih rajin menghulurkan.

Episod baru kehidupan baru berumur 'setahun jagung'.Didoakan agar perjalanannya lebih terurus,indah, berkat dan diredhai...dan tentunya ISTIQAMAH terus menjadi teman setia di sisi.

Salam rindu buat semua di HRPZII.


--------------------------------------------------------------------------

Friday, April 15, 2011

Saat dinanti

" Wahai orang-orang yang mempunyai jiwa yang tenang (tetap dengan kepercayaan dan bawaan baiknya).Kembalilah kepada Tuhanmu dalm keadaan engkau redha (dengan segala ni'mat), lagi diredhai (di sisi Tuhanmu)" { Surah Al-Fajr : 28 }

Berat sungguh terasa kelopak mata.Teringin untuk menyambung sahaja tidur, namun panggilan Nya terasa lagi indah.

Agak lama juga ummu 'bergelut' di dewan bedah semalam, tujuannya hanya ingin mengeluarkan satu skrew yang telah patah pada tulang paha seorang pesakit.Dalam 'kekhusyukan' mencari skrew, sedar-sedar jam di dinding bilik bedah menunjukkan angka 3 pagi.Tidak mengapa, semoga Allah menerima amal sebagai salah satu jihad di jalanNya.

Seperti biasa, hari Jumaat tentunya antara hari yang ditunggu-tunggu.Barokah yang terkumpul padanya sedikit sebanyak mengubat hati yang alpa.Cuba digagahkan diri untuk meneruskan niat sebelum ini, ceramah di dataran ilmu tak boleh dilepaskan.Ibarat bulan Ramadhan yang hadirnya sebagai pencuci hati yang lalai selama setahun, maka hari jumaat adalah penjernih jiwa setelah seminggu dalam kelalaian.



Biarpun tiba agak lewat, namun pengisian dari ustaz di hujung ceramah beliau cukup memberi erti.Diqisahkan kembali tentang cerita Nabi Yusoff a.s, bagaimana taqwanya menjadi benteng dari maksiat.kenapa masyarakat tidak mahu mengambil iktibar dari qisah ini sebagai penyelesaian kepada kebejatan masalah perzinaan yang semakin bercambah? Allahu Akbar...moga Allah memberi kita semua petunjuk.

Mata sempat menoleh pada seorang pakcik, ketinggiannya tidak seperti manusia yang normal, diciptakan beliau dalam keadaan lebih rendah dari biasa.Terdetik hati..astaghfirullah, alangkah tidak patut diriku yang dilahirkan cukup sempurna sifatnya untuk tidak bersyukur dengan anugerah Allah, apatah lagi menggunakan ni'mat tangan dan kaki pada jalan ma'siat, mohon perlindungan Allah dari hal yang demikian.

Justeru, lihatlah orang yang di bawah dalam perkara ni'mat,namun lihatlah pula orang yang di atas dalam perkara 'amal, mudah-mudahan tergerak hati untuk bersegera kepada kebaikan.

WHAT YOU GET IS WHAT YOU SEE.

Friday, March 11, 2011

The muslims in their mutual love...

" When Allah loves a slave, calls out Jibreel and say : 'I love so-and-so; so love him'Then Jibreel loves him.After that he ( Jibreel )announces to the inhabitants of Heavens that Allah loves s-and-so; so love him; and the inhabitants of the Heavens ( the angels ) also love him and then make people on earth love him. "

{ Al -Bukhari and Muslim }

" Verily, God loves those who do good "
{ Al-Baqarah : 195 }

Let me tell you a story I once heard.

This incident took place during the Special olympics in Seattle.It was the 100 yard dash where 9 contestants took part.Some of them were physically challenged while others were mentally disabled.

As the sprinters lined up at the starting line, the starter prepared to fire the gun.On the usual ' on your mark, get set, go ! " together with the gun fire, all the contestants started running, not exactly in a dash but with smiles and clear enjoyment to run the race to the finish and win.

However, midway, one of the contestants accidentally stumbled on the asphalt.He fell and rolled over a couple of times, and began crying.

Then, something amazing happened.When all the other eight heard the fallen friend crying, they slowed down, turned around and went back to the crying boy.

One girl with Down's syndrome bent down and kissed the painful knee and said " This will make it better ".

Then, they helped the crying friend up, held hands and walked to the finishing line - together ! everyone in the stadium stood, and the cheering went on for several minutes.




---------------------------------------------------------------------------

I asked myself - have I ever stopped 'my race' when i heard someone crying behind me ? When I heard a cry, did I look back and help? or did i simply ignore them? Did i even know who was crying?

I am sorry to everyone around me whose cries I have ignored, whose painful knee I forgot to kiss and whom I left behind because I wanted to win the race alone

Rumi said once :

Love is the cure,
for your pain will keep giving birth to more pain,
until your eyes constantly exhale love as effortlessly as your body yields its scent.


Article from Inspirational book : Life is an open Secret by zabrina A. Bakar